Burner Management System (BMS)

Burning management system (BMS) adalah upaya untuk mengatur bagaimana untuk menjaga nyala api pada boiler agar tetap mencapai suhu yang diinginkan (set point). Yaitu dengan mengatur perbandingan rasio dari udara pembakaran dan bahan bakar (bisa berupa gas, batu bara, atau minyak bumi) yang masuk ke dalam boiler. Juga mengatur bagaimana cara mematikanya jika boiler dalam keadaan yang membahayakan. Misal adanya tekanan berlebih yang disebabkan oleh temperatur tungku yang melebihi set point.

Cara yang biasa dilakukan adalah mengeluarkan tekanan dengan membuka blow down valve yang ada pada boiler atau dapat juga mempercepat laju aliran fluida dalam pipa yang mengalir sehingga temperatur dalam tungku menjadi turun. Atau menshut down boiler.

Jika pilihan yang ketiga yang dipilih maka operator harus menghidupkan boiler lagi. Hal yang terberat dalam Burning Management System adalah bagaimana kita menghidupkan bolier.

Iklan

4 pemikiran pada “Burner Management System (BMS)

  1. Yang dijaga bukan temperature/suhu dari apinya…..Sebenarnya kalau yang dimaksud itu dalam : “upaya untuk mengatur bagaimana untuk menjaga nyala api pada boiler agar tetap mencapai suhu yang diinginkan (set point). Yaitu dengan mengatur perbandingan rasio dari udara pembakaran dan bahan bakar (bisa berupa gas, batu bara, atau minyak bumi) yang masuk ke dalam boiler” itu lebih ke Combustion Control…..yaitu bagaimana supaya kita mendapatkan pembakaran yg efektif dengan tidak boros bahan bakar………..BMS sendiri lebih pada Startup-Shutdown Sequence dan BPS (Boiler Protection System) atau untuk MFT/Trip System. BMS juga punya persamaan kata lain yaitu FSSS (Furnace Supervisory Safety System).

    Trims

  2. Nanya Yach Mas
    weishaupt rgl7/1-d modulating type. apa yang dimaksud dengan mudulating itu apa yach mas? apa ada pengaruhnya dengan kontrol burner(kecil ato besarnya apa)
    Gimana sich mas cara menjaga agar suhu olien yang dimasak denga burner tersebut agar sesui dengan setpoint?
    Apa kaitannya modulating denga control api? bagaimana saya menggunakan modulating tersebut? bisa menggunakan analoq output PLC nggak untuk menjaga besarnya api tersebut?gimana cara dan koneksinya?
    atas jawabannya saya ucapkan terima kasih

    salam Ucup

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s